Kencananusantara.com, MALUKU UTARA – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegaskan pentingnya kejujuran dan keberanian dalam membangun pemerintahan serta mendorong kemajuan bersama.
Pesan tersebut disampaikan Sherly Tjoanda melalui pernyataan yang menekankan bahwa seorang pemimpin tidak membutuhkan orang-orang yang hanya memberikan penilaian positif atau membenarkan setiap keputusan.
“Kita tidak perlu dikelilingi oleh orang-orang penjilat. Yang kita butuhkan adalah orang-orang yang berani jujur demi kemajuan bersama.”
Pernyataan itu mencerminkan pentingnya keterbukaan dan kritik yang konstruktif dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurut pesan tersebut, kejujuran menjadi salah satu fondasi penting agar setiap kebijakan dapat dievaluasi secara objektif dan diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
Kehadiran orang-orang yang berani menyampaikan fakta, termasuk ketika terdapat kekurangan atau kesalahan, dinilai lebih dibutuhkan dibandingkan mereka yang hanya memberikan pujian. Kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus membantu pemerintah mengambil keputusan yang lebih tepat.
Sikap tersebut juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, aparatur, akademisi, pelaku usaha, serta berbagai elemen lainnya yang memiliki komitmen untuk memberikan kontribusi secara jujur dan konstruktif.
“Keberanian untuk berkata benar dan memberikan masukan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kemajuan bersama,” demikian semangat yang terkandung dalam pernyataan tersebut.












