Wakil Panglima TNI Berikan Kulia Umum Kepada Pasis Dikreg Ke-68 Seskoad

Kenacananusantara.com, BANDUNG – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita memberikan kuliah umum kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-68 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Bandung, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat wawasan, karakter, dan jiwa kepemimpinan para perwira sebagai calon pemimpin TNI di masa depan.

Dalam kuliah umum tersebut, Wakil Panglima TNI berbagi pengalaman serta menyampaikan berbagai nilai kepemimpinan yang perlu dimiliki setiap perwira dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pengabdian kepada bangsa dan negara.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menekankan bahwa pemimpin TNI masa depan harus memiliki militansi, totalitas pengabdian, keberanian, dan visi strategis. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan penting dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis serta berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks.

Selain itu, seorang pemimpin dituntut memiliki ketangguhan, integritas, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. Kepemimpinan yang kuat tidak hanya tercermin dari kemampuan memimpin satuan, tetapi juga dari komitmen, keteladanan, serta kesungguhan dalam melaksanakan setiap amanah yang diberikan.

Melalui kegiatan ini, para Pasis Dikreg ke-68 Seskoad diharapkan dapat mengambil pelajaran dari pengalaman yang dibagikan, memperluas perspektif kepemimpinan, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.

Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk calon pemimpin TNI yang profesional, berkarakter, berwawasan strategis, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan bekal pengetahuan dan nilai-nilai kepemimpinan tersebut, para perwira diharapkan mampu menjadi pemimpin yang adaptif, tangguh, dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis, sekaligus senantiasa menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *