Kencananusantara.com, JAKARTA – Sejumlah mantan fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2016–2018 kembali berkumpul dalam agenda silaturahmi dan doa bersama untuk mengenang almarhum Mulyadi P. Tamsir, mantan Ketua Umum PB HMI periode 2016–2018.
Pertemuan tersebut berlangsung di Warung Kopi Aceh Amiira, Kota Kasablanka, Jakarta, dan diinisiasi oleh Hari Azwar. Sejumlah mantan fungsionaris yang pernah menjadi bagian dari kepengurusan PB HMI periode 2016–2018 turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Agenda silaturahmi menjadi momentum bagi para peserta untuk mempererat kembali hubungan persaudaraan yang telah terjalin selama menjalankan amanah di organisasi. Pertemuan juga menjadi ruang untuk mengenang perjalanan dan kebersamaan yang pernah dilalui selama masa kepengurusan.
Selain silaturahmi, para peserta menggelar doa bersama untuk almarhum Mulyadi P. Tamsir dan almarhumah istrinya. Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan duka dari para sahabat dan rekan yang pernah menjalani perjalanan organisasi bersama almarhum.
Mulyadi P. Tamsir merupakan kader HMI yang pernah dipercaya memimpin PB HMI sebagai Ketua Umum periode 2016–2018. Perjalanan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi HMI di tingkat nasional sekaligus meninggalkan berbagai kenangan bagi mereka yang pernah terlibat dalam kepengurusan pada periode tersebut.
Silaturahmi ini juga menunjukkan pentingnya menjaga hubungan antarkader setelah berakhirnya masa kepengurusan. Perbedaan kesibukan dan perjalanan masing-masing tidak menghilangkan ikatan persaudaraan yang telah terbentuk selama menjalankan amanah organisasi.
Para peserta berharap komunikasi dan silaturahmi antarfungsionaris PB HMI periode 2016–2018 dapat terus terjaga. Pertemuan semacam ini diharapkan menjadi ruang untuk merawat persaudaraan sekaligus mengenang mereka yang telah memberikan bagian dari perjalanan hidupnya bagi organisasi.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhum Mulyadi P. Tamsir dan almarhumah istrinya.












