Kencananusantara.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Lahat memperkuat sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan sejumlah perusahaan besar dalam upaya meningkatkan kompetensi serta keterampilan tenaga kerja di Kabupaten Lahat.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan bersama Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierli di Jakarta, Senin (21/9/2026). Pertemuan turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Direktur PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Direktur PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri), serta Direktur Pertamina Hulu Rokan (PHR).
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan program pelatihan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya industri besar di Sumatera Selatan.
Arah tersebut sejalan dengan kebijakan pelatihan vokasi Kemnaker yang menempatkan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja sebagai salah satu dasar penyelenggaraan pelatihan.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, Kemnaker, dan dunia industri, masyarakat Kabupaten Lahat diharapkan memperoleh akses peningkatan keterampilan yang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan kerja.
Penguatan kompetensi tenaga kerja juga diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat daerah untuk memasuki dunia kerja, mengembangkan karier, serta meningkatkan produktivitas.
Kemnaker sendiri pada 2026 terus menjalankan berbagai program Pelatihan Vokasi Nasional dengan kejuruan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sumber daya manusia Kabupaten Lahat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja.












