Al Haris Sebut Asap di Jambi Berasal dari Sumsel, Herman Deru: “Ada Plat BG-nya?”

Kencananusantara.com, JAMBI – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Jambi kembali menjadi perhatian. Gubernur Jambi Al Haris menyebut asap yang masuk ke wilayah Jambi diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.

Al Haris menjelaskan, salah satu kawasan yang menjadi perhatian berada di sekitar wilayah perbatasan Jambi dan Sumatera Selatan. Pergerakan asap disebut turut dipengaruhi oleh arah angin sehingga berdampak terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah Jambi.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Ia mempertanyakan dasar untuk memastikan bahwa asap yang dirasakan di Jambi berasal dari wilayah Sumatera Selatan.

Dengan nada berseloroh, Herman Deru menyampaikan, “Tau dari mano, nampak asap ado BG-nyo yo?” Pernyataan tersebut merujuk pada kode pelat kendaraan BG yang identik dengan wilayah Sumatera Selatan.

Perbedaan pernyataan kedua kepala daerah tersebut menjadi perhatian publik di tengah kondisi kabut asap yang masih dirasakan masyarakat. Penentuan sumber asap secara akurat membutuhkan data lapangan, pemantauan titik panas, kondisi kebakaran, serta analisis arah dan pergerakan angin.

Penanganan karhutla sendiri membutuhkan koordinasi lintas wilayah, mengingat asap dari kebakaran dapat bergerak melampaui batas administratif dan berdampak terhadap masyarakat di daerah lain.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla, termasuk pemantauan titik panas dan penanganan lokasi kebakaran secara cepat.

Persoalan kabut asap tidak hanya berkaitan dengan sumber kebakaran, tetapi juga menyangkut kualitas udara serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *